Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial
Rancangan Acak
Kelompok Non Faktorial (RAK)
RANCANGAN
ACAK KELOMPOK (RAK)POLA NON FAKTORIAL
Rancangan Acak Kelompok (RAK) merupakan rancangan percobaan yang digunakan pada
kondisi tempat yang tidak homogen. Sebagian besar percobaan-percobaan yang
dilaksanakan dilapangan atau di lahan pertanian menggunakan rancangan
lingkungan dalam bentuk RAK. Bila kita menghadapi kondisi tempat percobaan
tidak homogen, maka dipakai prinsip pengawasan setempat (local control),
artinya tempat percobaan harus dikelompokkan menjadi bagian-bagian yang relatif
homogen. Pada bagian yang sudag dianggap homogen inilah kita sah (valid)
untuk mengadakan pengujian.
Keuntungan RAK:
1. Punya ketepatan
n ketelitian yg lbh tinggi
2.
Punya fleksibilitas yg lbh tinggi, jika ada
3.
kelompok yang “merusak” maka dapat dilepas
4.
Perhitungan yang mudah
5.
Jika ada data hilang dapat dicari
MODEL MATEMATIS RAK
Yij = µ + Ti
+ Bj +ε ij ; i = 1, 2, 3 ... t
j
=1, 2, 3 ... r
|
Yij
= respon atau nilai pengamatan dari perlakuan ke i dan ulangan ke j
µ =
nilai tengah umum
Ti =
pengaruh perlakuan ke-i
Bj = pengaruh
blok ke-j
ε
ij = pengaruh galat percobaan dari perlakuan ke-i dan ulangan ke-j
Hipotesis yang Diuji
H0 :
T1 = T2 = T3 =T4 = 0
H1 :
paling sedikit ada sepasang Ti yang tidak sama
Atau
H0 :
µ1 = µ 2 = µ 3 = µ 4 = 0
H1 :
paling sedikit ada sepasang µ i yang tidak sama, atau µi≠ µi
paling sedikit ada sepasang rata-rata
perlakuan yang berbeda.
H0: Tidak ada perbedaan
rata-rata antar perlakuan.
F
Tabel < F Hitung 5%, maka H1 diterima
F Tabel > F
Hitunh 5 %, maka H0 diterima
Struktur Data
Perlakuan
(j)
|
Ulangan (i)
|
Total
|
|||
1
|
2
|
...
|
I
|
||
1
|
Y11
|
Y21
|
. . .
|
Yi1
|
Y.1
|
2
|
Y12
|
Y22
|
. . .
|
Yi2
|
Y.2
|
...
|
. . .
|
. . .
|
. . .
|
Yi. .
|
. . .
|
J
|
Y1j
|
Y2j
|
. . .
|
Yij
|
S Y.j
|
aTotal
|
Y1’
|
Y2’
|
. . .
|
Yi’
|
Y..
= SYij
|
Jumlah Kuadrat dan Kuadrat Tengah
Menghitung
Jumlah Kuadrat
FK =
( Σtotal) 2/ n atau ( Σtotal) 2/ r
x t
JK
Total = Jumlah
kuadrat masing-masing pengamatan – FK
JK
Ulangan = ( Jumlah kuadrat total masing-masing ulangan / jumlah
perlakuan) – FK
JK
Perlakuan = (Jumlah kuadrat total masing-masing perlakuan / jumlah
ulangan) – FK
JK
Galat = JK Total – JK Ulangan –
JK Perlakuan
D. Cara Mengerjakan RAK (Faktorial) di Excel
1. Berikut data yang saya gunakan untuk dikerjakan di spss :

KK :Koefisien Keragaman
D. Cara Mengerjakan RAK (Faktorial) di Excel
1. Berikut data yang saya gunakan untuk dikerjakan di spss :

KK :Koefisien Keragaman
D. Cara Mengerjakan RAK (Faktorial) di Excel
1. Berikut data yang saya gunakan untuk dikerjakan di spss :
Data ini saya ambil dari skripsi Karnilawati dengan
judul PENGARUH JENIS DAN DOSIS BAHAN ORGANIK PADA ENTISOL TERHADAP
BEBERAPA SIFAT BIOLOGI TANAH RHIZOSFER KEDELAI DAN SIFAT KIMIA TANAH
2. Jalankan Microsoft Excel

3. Masukkan data ke dalam excel
seperti ini, untuk mencari jumlah dan total masing-masing perlakuan sesuaikan
dengan formulanya seperti di bawah ini.
4. kemudian, untuk mencari
jumlah kelompok (k) hingga ke f hitung gunakan formula seperti di bawah ini dan
disesuaikan dengan data yang ada (bertanda merah), Buatkan tabel 2 arah untuk
menghitung JK.
5. Buat tabel sidik
ragamnya dengan formula dibawah ini, sesuaikan dengan data.
KESIMPULAN :
Berdasarkan hasil analisis sidik
ragam,Pengaruh Dosis Bahan Organik Entisol Berpengaruh
Sangat Nyata, pada jenis Bahan organik Berpengaruh nyata, sedangkan pada
interaksinya Tidak Berpengaruh Nyata terhadap
Beberapa Sifat Biologi Tanah Rhizosfer Kedelai dan Sifat Kimia Tanah pada taraf
5% dan 1%.
Keterangan :
KK :Koefisien Keragaman
tn : Tidak Nyata
* : Berpengaruh Nyata
** : Berpengaruh Sangat
Nyata
E. Cara Mengerjakan RAK (Faktorial) dengan SPSS 16.0
1. Berikut data yang saya gunakan untuk dikerjakan di spss :
Data ini saya ambil dari skripsi Karnilawati dengan
judul PENGARUH JENIS DAN DOSIS BAHAN ORGANIK PADA ENTISOL TERHADAP
BEBERAPA SIFAT BIOLOGI TANAH RHIZOSFER KEDELAI DAN SIFAT KIMIA TANAH
2. Buka SPSS 16.0, Setelah terbuka pilih type in data
3. Kemudian Pilih Variable View yang terletak di pojok bawah, setelah itu
masukkan variablenya dan sesuaikan dengan data, untuk RAL (faktorial)
sendiri terdiri dari 2 perlakuan, kelompok dan hasil, untuk desimalnya
sesuaikan dengan digit dari data anda.
4. Pada kolom Label untuk variabel perlakuan disesuaikan dengan judul
perlakuannya sedangkan untuk hasil sesuaikan dengan hasil penelitiannya
5. kemudian klik pada kolom Values, maka akan muncul jendela 'value
labels', masukkan makna dari nilai 1 - 4 sesuai dengan jenis perlakuan. Ketik 1
pada value dan B1 = Limbah Sawit rasio C/N > 30, B2 = Limbah Sawit rasio C/N
> 20, B3 = Pupuk kandang rasio C/N > 30, B3 = Pupuk kandang rasio C/N
> 20, Klik OK.
6. kemudian klik pada kolom Values, maka akan muncul jendela 'value
labels', masukkan makna dari nilai 0 - 2 sesuai dengan jenis perlakuan M. Ketik
0 pada value dan D0 = 0 ton/ha, kemudian klik add dan ulangi langkah tadi untuk
1 dan 2, Klik OK.
7. kemudian klik pada kolom Values, maka akan muncul jendela 'value
labels', masukkan makna dari nilai 1 - 3 . Ketik 1 pada value dan Ulangan I
pada Label , kemudian klik add dan ulangi langkah tadi sampai Ulangan III, Klik
OK.
8. Kemudian klik Data View yang ada di pojok kanan, Masukkan Hasil sesuai
dengan data.
9. Masukkan label perlakuan sesuai dengan angka dari 1 untuk Perlakuan B
yang masing-masing ada 3 ulangan, dan 1 juga ada 3 ulangan, kemudian 0 untuk
perlaukan D masing-masing ada 3 ulangan begitu seterusnya sampai perlakuan ke
akhir, kemudian klik 'value labels' maka akan berubah seperti ini.
Output
RAL
10. Setelah data tersusun dengan baik, selanjutnya dilakukan analisis
varian, langkahnya sebagai berikut : klik Analyze > General Linear
Model > Univariate
11. Maka akan muncul jendela seperti dibawah ini. Klik P-tersedia akibat
(hasil penelitian) dan klik tanda panah pada 'Dependent Variable'. kemudian
klik Jenis bahan organik, Dosis bahan organik (Perlakuan pada penelitian)dan
kelompok lalu klik tanda panahnya pada 'fixed factor'
12. Kemudian klik model, jendela ' Univariate model' akan muncul' pilih
custom, klik perlakuan B dan perlakuan D, klik kelompok, Blok perlakuanD dan
B(ctrl+shift) dan klik tanda panah interaksinya dan klik continue.
13. Selanjutnya pilih 'Post Hoc' maka akan muncul jendela 'Univariate Post
Hoc' , klik pada perlakuan, klik tanda panahnya dan Pilih metode yang ingin
dicoba, disini saya memilih 3 metode yang biasanya digunakan yaitu LSD, TUKEY
dan DUNCAN, lalu klik continue
14. Kemudian Klik OK.
15. Maka akan muncul Output seperti ini
https://cutfajrina-tanah14.blogspot.co.id/2017/04/pengertiandan-cara-mengerjakan-rak.html
D. Cara Mengerjakan RAK (Faktorial) di Excel
1. Berikut data yang saya gunakan untuk dikerjakan di spss :
Data ini saya ambil dari skripsi Karnilawati dengan
judul PENGARUH JENIS DAN DOSIS BAHAN ORGANIK PADA ENTISOL TERHADAP
BEBERAPA SIFAT BIOLOGI TANAH RHIZOSFER KEDELAI DAN SIFAT KIMIA TANAH
2. Jalankan Microsoft Excel

3. Masukkan data ke dalam excel
seperti ini, untuk mencari jumlah dan total masing-masing perlakuan sesuaikan
dengan formulanya seperti di bawah ini.
4. kemudian, untuk mencari
jumlah kelompok (k) hingga ke f hitung gunakan formula seperti di bawah ini dan
disesuaikan dengan data yang ada (bertanda merah), Buatkan tabel 2 arah untuk
menghitung JK.
5. Buat tabel sidik
ragamnya dengan formula dibawah ini, sesuaikan dengan data.
KESIMPULAN :
Berdasarkan hasil analisis sidik
ragam,Pengaruh Dosis Bahan Organik Entisol Berpengaruh
Sangat Nyata, pada jenis Bahan organik Berpengaruh nyata, sedangkan pada
interaksinya Tidak Berpengaruh Nyata terhadap
Beberapa Sifat Biologi Tanah Rhizosfer Kedelai dan Sifat Kimia Tanah pada taraf
5% dan 1%.
Keterangan :
KK :Koefisien Keragaman
tn : Tidak Nyata
* : Berpengaruh Nyata
** : Berpengaruh Sangat
Nyata
E. Cara Mengerjakan RAK (Faktorial) dengan SPSS 16.0
1. Berikut data yang saya gunakan untuk dikerjakan di spss :
Data ini saya ambil dari skripsi Karnilawati dengan
judul PENGARUH JENIS DAN DOSIS BAHAN ORGANIK PADA ENTISOL TERHADAP
BEBERAPA SIFAT BIOLOGI TANAH RHIZOSFER KEDELAI DAN SIFAT KIMIA TANAH
2. Buka SPSS 16.0, Setelah terbuka pilih type in data
3. Kemudian Pilih Variable View yang terletak di pojok bawah, setelah itu
masukkan variablenya dan sesuaikan dengan data, untuk RAL (faktorial)
sendiri terdiri dari 2 perlakuan, kelompok dan hasil, untuk desimalnya
sesuaikan dengan digit dari data anda.
4. Pada kolom Label untuk variabel perlakuan disesuaikan dengan judul
perlakuannya sedangkan untuk hasil sesuaikan dengan hasil penelitiannya
5. kemudian klik pada kolom Values, maka akan muncul jendela 'value
labels', masukkan makna dari nilai 1 - 4 sesuai dengan jenis perlakuan. Ketik 1
pada value dan B1 = Limbah Sawit rasio C/N > 30, B2 = Limbah Sawit rasio C/N
> 20, B3 = Pupuk kandang rasio C/N > 30, B3 = Pupuk kandang rasio C/N
> 20, Klik OK.
6. kemudian klik pada kolom Values, maka akan muncul jendela 'value
labels', masukkan makna dari nilai 0 - 2 sesuai dengan jenis perlakuan M. Ketik
0 pada value dan D0 = 0 ton/ha, kemudian klik add dan ulangi langkah tadi untuk
1 dan 2, Klik OK.
7. kemudian klik pada kolom Values, maka akan muncul jendela 'value
labels', masukkan makna dari nilai 1 - 3 . Ketik 1 pada value dan Ulangan I
pada Label , kemudian klik add dan ulangi langkah tadi sampai Ulangan III, Klik
OK.
8. Kemudian klik Data View yang ada di pojok kanan, Masukkan Hasil sesuai
dengan data.
9. Masukkan label perlakuan sesuai dengan angka dari 1 untuk Perlakuan B
yang masing-masing ada 3 ulangan, dan 1 juga ada 3 ulangan, kemudian 0 untuk
perlaukan D masing-masing ada 3 ulangan begitu seterusnya sampai perlakuan ke
akhir, kemudian klik 'value labels' maka akan berubah seperti ini.
Output
RAL
10. Setelah data tersusun dengan baik, selanjutnya dilakukan analisis
varian, langkahnya sebagai berikut : klik Analyze > General Linear
Model > Univariate
11. Maka akan muncul jendela seperti dibawah ini. Klik P-tersedia akibat
(hasil penelitian) dan klik tanda panah pada 'Dependent Variable'. kemudian
klik Jenis bahan organik, Dosis bahan organik (Perlakuan pada penelitian)dan
kelompok lalu klik tanda panahnya pada 'fixed factor'
12. Kemudian klik model, jendela ' Univariate model' akan muncul' pilih
custom, klik perlakuan B dan perlakuan D, klik kelompok, Blok perlakuanD dan
B(ctrl+shift) dan klik tanda panah interaksinya dan klik continue.
13. Selanjutnya pilih 'Post Hoc' maka akan muncul jendela 'Univariate Post
Hoc' , klik pada perlakuan, klik tanda panahnya dan Pilih metode yang ingin
dicoba, disini saya memilih 3 metode yang biasanya digunakan yaitu LSD, TUKEY
dan DUNCAN, lalu klik continue
14. Kemudian Klik OK.
15. Maka akan muncul Output seperti ini
F. Cara mengerjakan rak (non faktorial) dengan spss 16.0
1. Berikut data yang saya gunakan untuk dikerjakan di spss :
Data ini saya ambil dari skripsi nurlaila dengan judul evaluasi
populasi dan aktivitas mikroorganisme pada tanah yang tercemar oleh limbah
industri

2. Buka spss 16.0, setelah terbuka pilih type in data

3. Kemudian pilih variable view yang terletak di pojok
bawah, setelah itu masukkan variablenya dan sesuaikan dengan data, untuk rak
(non faktorial) variabel ulangan pada ral diganti dengan kelompok, untuk
perlakuan dan hasil tetap sama, untuk
desimalnya sesuaikan dengan digit dari data anda.

4. Pada kolom label untuk variabel perlakuan disesuaikan
dengan judul perlakuannya sedangkan untuk hasil sesuaikan dengan hasil
penelitiannya

5. Kemudian klik pada kolom values, maka akan muncul jendela
'value labels', masukkan makna dari nilai 0 - 4 sesuai dengan jenis perlakuan.
Ketik 0 pada value dan b0 = tanah disekitar perbengkelan, kemudian klik add dan
ulangi langkah tadi untuk b1, p0, p1, klik ok.

6. Kemudian klik pada kolom values, maka akan muncul jendela
'value labels', masukkan makna dari nilai 1 - 3 . Ketik 1 pada value dan
ulangan i pada label , kemudian klik add dan ulangi langkah tadi sampai ulangan
iii, klik ok.

7. Kemudian klik data view yang ada di pojok kanan, masukkan
hasil sesuai dengan data.

8. Masukkan label perlakuan sesuai dengan angka dari 0 yang
masing-masing ada 6 ulangan,3 untuk ultisol dan 3 untuk tanah salin, dan 1 juga
ada 6 ulangan, begitu seterusnya sampai perlakuan ke 5, kemudian klik 'value
labels' maka akan berubah seperti ini.

Output rak
9. Setelah data tersusun dengan baik, selanjutnya dilakukan
analisis varian, langkahnya sebagai berikut : klik analyze > general linear
model > univariate

10. Maka akan muncul jendela seperti dibawah ini. Klik
analisis n-total (hasil penelitian) dan klik tanda panah pada 'dependent
variable'. Kemudian klik evaluasi populasi dan kelompok (perlakuan pada
penelitian) dan klik tanda panah pada 'fixed factor'

11. Kemudian klik model, jendela ' univariate model' akan
muncul' pilih custom, klik perlakuan dan kelompok dan klik tanda panahnya dan klik continue.

12. Selanjutnya pilih 'post hoc' maka akan muncul jendela
'univariate post hoc' , klik pada perlakuan, klik tanda panahnya dan pilih
metode yang ingin dicoba, disini saya memilih 3 metode yang biasanya digunakan
yaitu lsd, tukey dan duncan, kemudian klik continue

13. Kemudian klik ok.

14. Maka akan muncul output seperti ini




Sekian postingan dari saya tentang pengertian dan cara
mengerjakan rak (non faktorial) dengan menggunakan excel dan spss 16.0
Sumber :
https://cutfajrina-tanah14.blogspot.co.id/2017/04/pengertiandan-cara-mengerjakan-rak.html
https://cutfajrina-tanah14.blogspot.co.id/2017/04/pengertiandan-cara-mengerjakan-rak.html






















Komentar
Posting Komentar