RAL ( Rancangan Acak Lengkap ) Non Faktorial

Rancangan Acak Lengkap

A.Pengertian RAL
Rancangan Acak Lengkap (RAL) merupakan rancangan paling sederhana dari beberapa macam perancanngan yang baku.  Rancangan ini dipergunakan jika ingin mempelajari perngaruh beberapa perlakuan (t) dengan sejumlah ulangan (r) untuk menjadi satuan-satuan percobaan (rt).  RAL dilakukan dengan mengalokasikan pengacakan t kepada rt satuan percobaan.
Unit-unit percobaan dalam RAL dapat berupa sampel ternak (ekor), cawan/tabung, area lahan dan lain-lain yang merupakan satuan unit-unit yang diberi batasan sehingga tidak mempengaruhi satu-sama dan dengan kondisi lingkungan yang relatif dapat dikendalikan.  Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya interaksi pengaruh dua perlakuan yang berdekatan terhadap unit percobaan.  Karena kondisi sampel dan lingkungan yang homogen, maka setiap perlakuan dan ulangan mempunyai peluang yang sama besar untuk menempati semua plot-plot percobaan sehingga pengacakan dilakukan secara lengkap.
Akurasi penggunaan RAL akan tercapai apabila: 1) bahan percobaan homogen atau relatif homogen; 2) kondisi lingkungan sama dan dapat dikendalikan; dan 3) jumlah perlakuan dibatasi.

B. Kelebihan dan Kekurangan
Beberapa keuntungan dari penggunaan RAL antara ain: denah percobaan yang lebih mudah; analisis statistik terhadap subjek percobaan cukup sederhana; fleksibel dalam penggunaan jumlah perlakuan dan ulangan; kehilangan informasi (data-hilang) relatif lebih kecil dibandingan dengan perancangan yang lain.
Beberapa kekurangan dalam penggunaan RAL antara lain: persyaratan kondisi sampel yang harus homogen, tidak mungkin dilakukan pada kondisi lingkungan yang tidak seragam, dan jumlah ulangan yang rendah akan memberikan hasil yang tidak konsisten.

C. Model Matematika
Dalam RAL, data percobaan didistribusikan melalui model persamaan sebagai berikut:
i = 1, 2,..... t
j = 1,2,..... ri
Dimana:
μ = Nilai tengah populasi
τ = pengaruh aditif (koefisien regresi parsial) dari perlakuan ke-i
εij = galat percobaan dari perlakuan ke-I pada pengamatan ke-j
D. Cara Mengerjakan RAL (Faktorial) di Excel



1. Berikut data yang saya gunakan untuk dikerjakan di spss :
Data ini saya ambil dari skripsi Mardiana dengan judul PEMBERIAN PUPUK FOSFAT DAN FUNGI  MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) PADA TANAH BEKAS TSUNAMI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KANDUNGAN HARA KACANG TANAH ( Arachis hypogaea L.)


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjot1zqUelaSMVitHqJjftWzCsY2AYSVNoVva901dePY671Ab6K_aDvWF0p_L4qbUVOXcZcsbIhvcZgweqpf6rcywudFWudCUTp3wZIK-jTpKchrgdFhXreNX0rcKgZ_oyiuZihj07q1GcV/s640/1.jpg


Dikarenakan yang di analisis ada 3 kandungan hara, maka untuk cara cari dan tabel sidik ragamnya juga terpisah. Berikut yang dicari terlebih dahulu kandungan hara nitrogen 45 HST.


2. Jalankan Microsoft Excel


 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWDffZWTiwBolFAj7Gr2jNe_OfbohZPDnFerKs4UwwR5iDV615c7BgoIfxwW-xj6ZmIEJKmKFN_II7XXhZ2jKXQbudNPBlw3LshnJhddyA-Qn6QKMssbJ_vhgpy0l2TN6WDY8rsYHwlfQo/s640/1.jpg

3. Masukkan data ke dalam excel seperti ini, untuk mencari jumlah dan total masing-masing perlakuan sesuaikan dengan formulanya seperti di bawah ini.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuLt_z41eZCxAabUGPXtLC-AY0c6FcSj5k5enb0FBbhDgj21LZBNADxJFcFh5ApGr1gNjQ0pD3sTR12KTMusnvmYzpNUI40j96rPsMtgNZg8D1CVPgc9ovSK__IZh2PLRHOdh3YRbhSsI7/s640/8EX.jpg


4. kemudian, untuk mencari jumlah kelompok (k) hingga ke f hitung gunakan formula seperti di bawah ini dan disesuaikan dengan data yang ada (bertanda merah), Buatkan tabel 2 arah untuk menghitung JK.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSWbZxXiZKehnulcD7zkURD_ILyjOXNPip0ixZlTnu-9QqvoF9Pll-HEltP2Vty4KQJaLkTc9n2kWR6g4SkCRWpcvBOJuVwKOllELLMhwfg3O5asCpg2UEy9gada_FsEEQLxcQQhau4d_N/s640/9EX.jpg




5. Buat tabel sidik ragamnya dengan formula dibawah ini, sesuaikan dengan data.




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhB2FX0DVbrNqLam1733kwKTkH2Buf-Fy3RhpNQLiPw_X1MU9yDzAxTeEkbaz6NebmG48Iinp6XZ0eq0Lvg7k2oXRPHydgfuP7eiTSbL86HxCeaOSuQoNYpsDVap9Z6OczhS1FABWetIInE/s640/10EX.jpg




KESIMPULAN :
Berdasarkan hasil analisis sidik ragam, Pemberian pupuk fosfat dan fma Tidak Berpengaruh Nyata terhadap pertumbuhan dan kandungan hara Nitrogen 45 HST kacang tanah pada taraf 5% dan 1%.

Keterangan :

KK :Koefisien Keragaman
tn : Tidak Nyata
*   : Berpengaruh Nyata
**  : Berpengaruh Sangat Nyata



6. Kemudian analisis kandungan hara fosfornya, input data seperti halnya nitrogen lakukan seperti langkah 3-5 




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEo4skG7NZyAmzpJyjMlCICJI_H-UW-QH_Xww9-ht2r6KK_oiyOXWoxmB11hRD_Y0pHMPDUkLKGjcQHHu9E2YXNgX_uFPfHacV8LblMkbGDMVw0bAlMs6CmrkO8THbfh1CzdlVsdZcuMNj/s640/7EX.jpg






https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjR4p7FD13enBZLmYp7Me79hq8yLwHOxq9AdlKYxxkUAmgFY6FmDfBIOCJ1cyhyphenhyphen0TMZymHXh_WRImqWmvQhGTdKjSi-Lb7-J28DV8IrAQbsI2eWUtRjLUtFHpsc88yNbBTvfrbvWvdPusNa/s640/8EX.jpg






https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguGMnVES3IZQQdHXGhOg_uNogUtoHWIP_IgkeG0lfKq91dKCx4Tik6ypoGhzucQnhE7SpNlWuLXiGeEq79CEPnWmdzUWfopAsmiNo1J0m-QAIbFLjdojkf70V28H_pvB1rBipa3Euxren4/s640/9EX.jpg


KESIMPULAN :
Berdasarkan hasil analisis sidik ragam, Pemberian pupuk fosfat dan fma Tidak Berpengaruh Nyata terhadap pertumbuhan dan kandungan hara Fosfor 45 HST kacang tanah pada taraf 5% dan 1%.
Keterangan :

KK :Koefisien Keragaman
tn : Tidak Nyata
*   : Berpengaruh Nyata
**  : Berpengaruh Sangat Nyata




7. Kemudian analisis kandungan hara kaliumnya, input data seperti halnya nitrogen lakukan seperti langkah 3-5 



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEik2N4zGpf5G3ns_6HfD4MeKAJcmFKXSnNEmeoNcrZYAP_aIB4AH3CrDRXlSoX69sZk5UBmdqTwS5zw9VexdMEItJ7_sZTnIIlXNPw2a5gM00udC8sDpjyfo-gdE-pOArPB7L2OtEbKBNTB/s640/7EX.jpg


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEEcIE0vUh8eCFw4MH0nWr1AYIXTwz8If60DeRyQAne3GJv1D1KcJB7639TAvVbz-FLSi_HXv04k-JFHk5ighpmFPgxZk8BiU4P2YV9WyUhCXWAhUM7LQjxVicsSLX72l5lNo6WxxyyN6h/s640/8EX.jpg






https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEial7V8qqZlFnwv5JA2aYEAw4fI2LgK_0FWAl6P3xMShnuQ7OjyKTbWFk4in3OUk4LlbqjQ6ua4R45wJAEa_iU0G3R5j83q3RHftcRFLWZ6c1U_ZyE5b3RPLKRzffwMK__uepTHfDS7bPGS/s640/9EX.jpg




KESIMPULAN :
Berdasarkan hasil analisis sidik ragam, Pemberian pupuk fosfat dan fma Tidak Berpengaruh Nyata terhadap pertumbuhan dan kandungan hara Fosfor 45 HST kacang tanah pada taraf 5% dan 1%.
Keterangan :

KK :Koefisien Keragaman
tn : Tidak Nyata
*   : Berpengaruh Nyata
**  : Berpengaruh Sangat Nyata
















7. kemudian klik pada kolom Values, maka akan muncul jendela 'value labels', masukkan makna dari nilai 1 - 3 . Ketik 1 pada value dan Ulangan I pada Label , kemudian klik add dan ulangi langkah tadi sampai Ulangan III, Klik OK.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1M8-EO7E_0vBICTqV7et6H-FUyDtkUXFTpLffnV6OtW_Jx-BWAjQFgM30wQqwvOXukaz8NWaNUs96C-ImS2aj2oAIoRznkfZ-e7Y7sYWrbJ-xEEp7XkpvAm28OBf2NZ36Tz6n14Wxfod4/s640/6.jpg

8. Kemudian klik Data View yang ada di pojok kanan, Masukkan Hasil data Nitrogen sesuai dengan data. Masukkan label perlakuan sesuai dengan angka dari 0 yang masing-masing ada 3 ulangan, dan 1 juga ada 3 ulangan, begitu seterusnya sampai perlakuan ke akhir, kemudian klik 'value labels' maka akan berubah seperti ini.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5GDfT3Rk67Yw2yh8vJHn9P9XVKDL3EFZH6pXFmJfynid0IReA-IXluzyGZNAzrhj3RKVEC3FZDw8cz2UeGNhwKNIT4fB5JSZFf_d6YC6faQ484Dck4TdlrKVmyufpiP20pjUCGJEe6a_K/s640/2.jpg



Output RALF Nitrogen
9. Setelah data tersusun dengan baik, selanjutnya dilakukan analisis varian, langkahnya sebagai berikut : klik Analyze > General Linear Model > Univariate

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjlPuqqfmdGIInqlyGZ6qEZAmSdpnArqvQx2JnhU1aZ5h51nHnqQ-nzSO2-8Y1ox2mPEi5dZP17MDjAhJJtM38TJCNfdF5i_-aiphdGApvvqemqK5r0_QNJ50vKOj4X6FsQdJ2_fyvNW2b/s640/9.jpg


10. Maka akan muncul jendela seperti dibawah ini. Klik Analisis kandungan (hasil penelitian) dan klik tanda panah pada 'Dependent Variable'. kemudian klik Fosfat dan FMA (Perlakuan pada penelitian) dan klik tanda panah pada 'Fixed Factor'

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhE3Bv3ptoCln6M32EaU2jpQCqksPLf8EYmOolsWzHZt4a6PIotlSRQRL9GcFGurVIl-_yDjLR7EroPL92jNeMMIKOZSqDZyhQp2KSFrv5AYtV0Txhww0DYrVLDEXfgou3N4JQTzU8Ablxk/s640/10.jpg

11. Kemudian klik model, jendela ' Univariate model' akan muncul' pilih custom, klik perlakuan  M dan Perlakuan P, Blok perlakuan P dan M (ctrl+shift) dan klik tanda panah interaksinya dan klik continue.



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0vs9TKj0dkggi7FsHfu_jwMtMKxzUWmboTM1Y-EFgke1hp8702Ud3hjWtGjl8faelYO-Q5ARB5AUV1VbJFGpjvWBHOBXlh-KU_5oBvx5aaV1dNahSrsP-RlCAa2e4FYBbbH3zo3x_wMeE/s640/11.jpg

12. Selanjutnya pilih 'Post Hoc' maka akan muncul jendela 'Univariate Post Hoc' , klik pada perlakuan, klik tanda panahnya dan Pilih metode yang ingin dicoba, disini saya memilih 3 metode yang biasanya digunakan yaitu LSD, TUKEY dan DUNCAN, lalu klik continue

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2dXkrrQlvVfto6pfwMPWqZVVTMELI3kav5Uerw8GW5lw8ttvCd9cwJftRAA0OlHGNefVygStLcp9Fahl-bxv9yERcI3zp0lRIsL_CwU7O6z2bb3e3k6MZJJmvzcHB5JXa57DAHiy4gCeq/s640/111.jpg


13. Kemudian Klik OK.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiVqKo7-IrupSNa_6e28omggmx59tyH8_3sluHvf7a7f0tgwx-ieSoK_pzdEfaRVtnANbPKjvRRvvbA1OHnETnYUWP0smas_cnqa8pUiY2kcDgrCMv58MhhK-9W4tUWBaFgOdNyCmtuIWQ/s640/121.jpg

14. Maka akan muncul Output seperti ini




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6fBEl2hJ2xb_zBYHxzg_YtCe1ZU4Sriexe2eS7Y8kZORFo4pP47Gp-tfGT_1ySaFhVAdqd6VIAEyfteQQKtasjBlCgB5KoA1Dz72sf6PwkQqZFQxw4BGb3gSUVDa0jlnl-0R5LwSn-xY_/s640/4.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHOMdSudEC40kgDMzczyIZFu12YyHgK_MDPKoqunyX_miiS51IA_i_9bSFnd2WkLKHN2E1SfL8k8fVjuFdRYFMPIUgtq-TIsdQfTNjEEcyIxRY1CE5P2R7Z3e1AeHnKpwot_YrSjNH4l0j/s640/5.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjaLNAV-ikBM-Va6h8KX6CxXFMmCFe55GZTEffkjohMQeApj901nQ0jxgrw_UonGzF-srFGvdaJ9E1BbTjsAoV3uvtD9OCyQ_ikEMuft_MtSRBHJsjY2skOYgl3Qtj7BJT-a-ZCfUd0yDc/s640/6.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTY9BsJiJ6TTfhZ2gqZ7jJDsMDqdDr2KAklpK4NJl6N8NKIjoORaA2A3py2K5yTP8T1P-ApAxeJLQ1dVE9iTLg_Rx5GJiHdYfUqkO1vfu8CcgvQe4sOuP-VetR3g3J59a7v93cFZ_Z19uh/s640/7.jpg

15. Input data RALF untuk Fosfor, ikuti langkah seperti analisis nitrogen dari 2-8.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_hWm_GAODQWotwOyz9EcA2RxlrqKnAHZfu2UBwFG1ky_06W0jLMeXGOeqAMOeD4NA47bIbJMaLE5FkrHhedH0CsgqQhAMRigkI3sR0n1Iv95RYoHDrrVJgcGMDE1YjlKVhlMc9NVxrSrl/s640/2.jpg


16. Output RALF Fosfor, ikuti langkah 9-13,maka akan muncul seperti ini
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRmpaAZP3tlRuSAu02Z8KtX68ay5lnmqNGPB1GhFo9OQj9MqfL4kbBpu0y18a5R1VKo0C57LdC_G-GlmYkAF2B11HXVrWJgUsBL5Aycmlr3VXv_dXWXIzCt71f_YK-1biIytmb4NTkyLbX/s640/3.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiE9fflHYqnKN23mLidSFxtJYA5ieKtFeHxABP5nYbmDvvW767e7AGCWPMuUcPWS317gKEbvsU6Jg1AFfUbEjbc-vRE6jn1yZHGp4ajgeuvtyDB3Wenv5gSf0QS04ypI_uezcJbTCMo73jH/s640/4.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1iyi39SeGR3eMLX3SJMd5oHEQb6DX2YaIx3XqH8O4FHC3XtreL4mO9VBvClVMGBjp0kcRNVYjFzNihoKa1Hco6UH7_XjPMjSVqFNxcUsAb3YqdIdqH2OT2oPdO1Oj1ycZBdq50gWTd4N0/s640/5.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNngAukO3zUjK-TYZlHr5_LWmLYCM3qhKPt6oUWDbNS_ETcfBWg67MkT3Fscgz6h6qFoCzoyrnNeP8huBGYmVEygxUbM4Pt2bsrtREmb6I3y0t8JVMyrAxiQA-2DACuYxp7Hcpxz4DBCNr/s640/6.jpg
17. Input data RALF untuk Kalium, ikuti langkah seperti analisis nitrogen dari 2-8
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiX9UcXrofCOqTSnvYpz3szROs1SdixqZbPDrzqSGaFpE90YqONCEkmC1A_QWZn8SA_kLce8xHiusHNDCesaOTwhpMUZdkc9DD9__psVIfdoDT3eotzUWb20ONUo-eC15Gkhhq2LsvNfb4Q/s640/2.jpg



18. Output RALF Kalium, ikuti langkah 9-13,maka akan muncul seperti ini
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIndAytQQRvCaLT5yP8CIXOLOow9P3N6nVNDpMs6wNaRYeputV44yjxx19mP0q2vFgRW7BORiNoSsm7dieePHFyH1oNaHr6-3XOrMbfixKR9mVsGY3JtcyxE7z_fJ9OqOD9_07bMY8eocg/s640/3.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitNbdYI74YMooyNcUdfjUOW70YwEdonOS_OuWQS-n-voxpFMq0ycSuH3TOOq4s6X1eyxDtRtnMhg3nik5eMw1W49CRtV6HjSAMuvbHkObwq9tTokZ98YNS0keW2wy76bEXSp6hyphenhyphenz5TPUcN/s640/4.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdcHouifJaq9goa81IkDtYgLHC5B6W3rU5w3QUxSEeyM04ij6jDJ4WrnbtigoIX7Dku-X1QpN6I1qgsnA-7tfbPEE0tSxhVSk9KBNPHN54GAUi13ZskgQHPinavvmh_Zl17BMjJMr0ZFix/s640/5.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhb_NFn9cJch43UTcx9iBH0YU1xE3GFxM1IKNjKUKi4Ej3OWug1yGsO00GNesnpGcqIP7yFa_uzpZDFVET7Bqgpg3TUMC9XFalhQYhEeJ_pnUhFAkurCfwGX8bTWBt6IJyZq3WAQwmam3VQ/s640/6.jpg


https://cutfajrina-tanah14.blogspot.co.id/2017/04/pengertiandan-cara-mengerjakan-ral.htmlD. Cara Mengerjakan RAL (Faktorial) di Excel



1. Berikut data yang saya gunakan untuk dikerjakan di spss :
Data ini saya ambil dari skripsi Mardiana dengan judul PEMBERIAN PUPUK FOSFAT DAN FUNGI  MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) PADA TANAH BEKAS TSUNAMI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KANDUNGAN HARA KACANG TANAH ( Arachis hypogaea L.)


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjot1zqUelaSMVitHqJjftWzCsY2AYSVNoVva901dePY671Ab6K_aDvWF0p_L4qbUVOXcZcsbIhvcZgweqpf6rcywudFWudCUTp3wZIK-jTpKchrgdFhXreNX0rcKgZ_oyiuZihj07q1GcV/s640/1.jpg


Dikarenakan yang di analisis ada 3 kandungan hara, maka untuk cara cari dan tabel sidik ragamnya juga terpisah. Berikut yang dicari terlebih dahulu kandungan hara nitrogen 45 HST.


2. Jalankan Microsoft Excel


 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWDffZWTiwBolFAj7Gr2jNe_OfbohZPDnFerKs4UwwR5iDV615c7BgoIfxwW-xj6ZmIEJKmKFN_II7XXhZ2jKXQbudNPBlw3LshnJhddyA-Qn6QKMssbJ_vhgpy0l2TN6WDY8rsYHwlfQo/s640/1.jpg

3. Masukkan data ke dalam excel seperti ini, untuk mencari jumlah dan total masing-masing perlakuan sesuaikan dengan formulanya seperti di bawah ini.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuLt_z41eZCxAabUGPXtLC-AY0c6FcSj5k5enb0FBbhDgj21LZBNADxJFcFh5ApGr1gNjQ0pD3sTR12KTMusnvmYzpNUI40j96rPsMtgNZg8D1CVPgc9ovSK__IZh2PLRHOdh3YRbhSsI7/s640/8EX.jpg


4. kemudian, untuk mencari jumlah kelompok (k) hingga ke f hitung gunakan formula seperti di bawah ini dan disesuaikan dengan data yang ada (bertanda merah), Buatkan tabel 2 arah untuk menghitung JK.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSWbZxXiZKehnulcD7zkURD_ILyjOXNPip0ixZlTnu-9QqvoF9Pll-HEltP2Vty4KQJaLkTc9n2kWR6g4SkCRWpcvBOJuVwKOllELLMhwfg3O5asCpg2UEy9gada_FsEEQLxcQQhau4d_N/s640/9EX.jpg




5. Buat tabel sidik ragamnya dengan formula dibawah ini, sesuaikan dengan data.




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhB2FX0DVbrNqLam1733kwKTkH2Buf-Fy3RhpNQLiPw_X1MU9yDzAxTeEkbaz6NebmG48Iinp6XZ0eq0Lvg7k2oXRPHydgfuP7eiTSbL86HxCeaOSuQoNYpsDVap9Z6OczhS1FABWetIInE/s640/10EX.jpg




KESIMPULAN :
Berdasarkan hasil analisis sidik ragam, Pemberian pupuk fosfat dan fma Tidak Berpengaruh Nyata terhadap pertumbuhan dan kandungan hara Nitrogen 45 HST kacang tanah pada taraf 5% dan 1%.

Keterangan :

KK :Koefisien Keragaman
tn : Tidak Nyata
*   : Berpengaruh Nyata
**  : Berpengaruh Sangat Nyata



6. Kemudian analisis kandungan hara fosfornya, input data seperti halnya nitrogen lakukan seperti langkah 3-5 




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEo4skG7NZyAmzpJyjMlCICJI_H-UW-QH_Xww9-ht2r6KK_oiyOXWoxmB11hRD_Y0pHMPDUkLKGjcQHHu9E2YXNgX_uFPfHacV8LblMkbGDMVw0bAlMs6CmrkO8THbfh1CzdlVsdZcuMNj/s640/7EX.jpg






https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjR4p7FD13enBZLmYp7Me79hq8yLwHOxq9AdlKYxxkUAmgFY6FmDfBIOCJ1cyhyphenhyphen0TMZymHXh_WRImqWmvQhGTdKjSi-Lb7-J28DV8IrAQbsI2eWUtRjLUtFHpsc88yNbBTvfrbvWvdPusNa/s640/8EX.jpg






https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguGMnVES3IZQQdHXGhOg_uNogUtoHWIP_IgkeG0lfKq91dKCx4Tik6ypoGhzucQnhE7SpNlWuLXiGeEq79CEPnWmdzUWfopAsmiNo1J0m-QAIbFLjdojkf70V28H_pvB1rBipa3Euxren4/s640/9EX.jpg


KESIMPULAN :
Berdasarkan hasil analisis sidik ragam, Pemberian pupuk fosfat dan fma Tidak Berpengaruh Nyata terhadap pertumbuhan dan kandungan hara Fosfor 45 HST kacang tanah pada taraf 5% dan 1%.
Keterangan :

KK :Koefisien Keragaman
tn : Tidak Nyata
*   : Berpengaruh Nyata
**  : Berpengaruh Sangat Nyata




7. Kemudian analisis kandungan hara kaliumnya, input data seperti halnya nitrogen lakukan seperti langkah 3-5 



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEik2N4zGpf5G3ns_6HfD4MeKAJcmFKXSnNEmeoNcrZYAP_aIB4AH3CrDRXlSoX69sZk5UBmdqTwS5zw9VexdMEItJ7_sZTnIIlXNPw2a5gM00udC8sDpjyfo-gdE-pOArPB7L2OtEbKBNTB/s640/7EX.jpg


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEEcIE0vUh8eCFw4MH0nWr1AYIXTwz8If60DeRyQAne3GJv1D1KcJB7639TAvVbz-FLSi_HXv04k-JFHk5ighpmFPgxZk8BiU4P2YV9WyUhCXWAhUM7LQjxVicsSLX72l5lNo6WxxyyN6h/s640/8EX.jpg






https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEial7V8qqZlFnwv5JA2aYEAw4fI2LgK_0FWAl6P3xMShnuQ7OjyKTbWFk4in3OUk4LlbqjQ6ua4R45wJAEa_iU0G3R5j83q3RHftcRFLWZ6c1U_ZyE5b3RPLKRzffwMK__uepTHfDS7bPGS/s640/9EX.jpg




KESIMPULAN :
Berdasarkan hasil analisis sidik ragam, Pemberian pupuk fosfat dan fma Tidak Berpengaruh Nyata terhadap pertumbuhan dan kandungan hara Fosfor 45 HST kacang tanah pada taraf 5% dan 1%.
Keterangan :

KK :Koefisien Keragaman
tn : Tidak Nyata
*   : Berpengaruh Nyata
**  : Berpengaruh Sangat Nyata








E. Cara Mengerjakan RAL (Faktorial) dengan SPSS 16.0

1. Berikut data yang saya gunakan untuk dikerjakan di spss :
Data ini saya ambil dari skripsi Mardiana dengan judul PEMBERIAN PUPUK FOSFAT DAN FUNGI  MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) PADA TANAH BEKAS TSUNAMI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KANDUNGAN HARA KACANG TANAH ( Arachis hypogaea L.)




2. Buka SPSS 16.0, Setelah terbuka pilih type in data


3. Kemudian Pilih Variable View yang terletak di pojok bawah, setelah itu masukkan variablenya dan sesuaikan dengan data, untuk RAL (faktorial)  sendiri terdiri dari 2 perlakuan, ulangan dan hasil, untuk desimalnya sesuaikan dengan digit dari data anda.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-4uUU32xVSRGEOXRwYb8BM-noa0z2IMhdbmMVxSIfN1__u8gni8QRHNE4eZ4CmT3BDQxDgOIR81aYQP_C9hYLHN8qQPaT22FWxMujiXgyh_gw3_SsSCIkgbe4un5H_7nAg3l_NWEsrnQp/s640/2.jpg


4. Pada kolom Label untuk variabel perlakuan disesuaikan dengan judul perlakuannya sedangkan untuk hasil sesuaikan dengan hasil penelitiannya

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzEue0Rj3LQiQnTiyLq7HJkmZLulFNzaPeRzaxdM2mk8kFutChBU2bxGQ4iaXYClfktxT5T2DN7io2o-pkebx1Dut3dZEhfY7Ew3TnpkBtknFgGvHzH0XNXBhaSLphIqYJ44GxHDVswUiv/s640/3.jpg

5. kemudian klik pada kolom Values, maka akan muncul jendela 'value labels', masukkan makna dari nilai 0 - 3 sesuai dengan jenis perlakuan. Ketik 0 pada value dan P0 = 0 kg/ha, kemudian klik add dan ulangi langkah tadi untuk P1, P2, P3, Klik OK.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHK-qU0oO7GwhZA2rZfz9VGdvVOI-tRc3VH-E_dQ0mzcSIWqvLx0piZKSOgET_JQgAPwdGgp3GIK7Tsbw8HGA3PXopDjAjCvdr8pcxCpxyllux7uTF9gZ4F3ln67SSVV_cbK_bnWYgfYRN/s640/4.jpg

6. kemudian klik pada kolom Values, maka akan muncul jendela 'value labels', masukkan makna dari nilai 0 - 1 sesuai dengan jenis perlakuan M. Ketik 0 pada value dan M0 = 0 g/pot, kemudian klik add dan ulangi langkah tadi untuk 1, Klik OK.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4tptL8xEvVh1N7KiBe8a9ggR-UEqNXvY6kKc3et1AlMe8U7i2HzBJAgjh5jbS8q5d91vooiQZQbTQv43nUfPSLooQwMusY4r0w8b0ZZPnJnLIe-u8vHTCi3Mf48X-p_ILvuWVOPQxGco-/s640/5.jpg


7. kemudian klik pada kolom Values, maka akan muncul jendela 'value labels', masukkan makna dari nilai 1 - 3 . Ketik 1 pada value dan Ulangan I pada Label , kemudian klik add dan ulangi langkah tadi sampai Ulangan III, Klik OK.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1M8-EO7E_0vBICTqV7et6H-FUyDtkUXFTpLffnV6OtW_Jx-BWAjQFgM30wQqwvOXukaz8NWaNUs96C-ImS2aj2oAIoRznkfZ-e7Y7sYWrbJ-xEEp7XkpvAm28OBf2NZ36Tz6n14Wxfod4/s640/6.jpg

8. Kemudian klik Data View yang ada di pojok kanan, Masukkan Hasil data Nitrogen sesuai dengan data. Masukkan label perlakuan sesuai dengan angka dari 0 yang masing-masing ada 3 ulangan, dan 1 juga ada 3 ulangan, begitu seterusnya sampai perlakuan ke akhir, kemudian klik 'value labels' maka akan berubah seperti ini.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5GDfT3Rk67Yw2yh8vJHn9P9XVKDL3EFZH6pXFmJfynid0IReA-IXluzyGZNAzrhj3RKVEC3FZDw8cz2UeGNhwKNIT4fB5JSZFf_d6YC6faQ484Dck4TdlrKVmyufpiP20pjUCGJEe6a_K/s640/2.jpg



Output RALF Nitrogen
9. Setelah data tersusun dengan baik, selanjutnya dilakukan analisis varian, langkahnya sebagai berikut : klik Analyze > General Linear Model > Univariate

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjlPuqqfmdGIInqlyGZ6qEZAmSdpnArqvQx2JnhU1aZ5h51nHnqQ-nzSO2-8Y1ox2mPEi5dZP17MDjAhJJtM38TJCNfdF5i_-aiphdGApvvqemqK5r0_QNJ50vKOj4X6FsQdJ2_fyvNW2b/s640/9.jpg


10. Maka akan muncul jendela seperti dibawah ini. Klik Analisis kandungan (hasil penelitian) dan klik tanda panah pada 'Dependent Variable'. kemudian klik Fosfat dan FMA (Perlakuan pada penelitian) dan klik tanda panah pada 'Fixed Factor'

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhE3Bv3ptoCln6M32EaU2jpQCqksPLf8EYmOolsWzHZt4a6PIotlSRQRL9GcFGurVIl-_yDjLR7EroPL92jNeMMIKOZSqDZyhQp2KSFrv5AYtV0Txhww0DYrVLDEXfgou3N4JQTzU8Ablxk/s640/10.jpg

11. Kemudian klik model, jendela ' Univariate model' akan muncul' pilih custom, klik perlakuan  M dan Perlakuan P, Blok perlakuan P dan M (ctrl+shift) dan klik tanda panah interaksinya dan klik continue.



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0vs9TKj0dkggi7FsHfu_jwMtMKxzUWmboTM1Y-EFgke1hp8702Ud3hjWtGjl8faelYO-Q5ARB5AUV1VbJFGpjvWBHOBXlh-KU_5oBvx5aaV1dNahSrsP-RlCAa2e4FYBbbH3zo3x_wMeE/s640/11.jpg

12. Selanjutnya pilih 'Post Hoc' maka akan muncul jendela 'Univariate Post Hoc' , klik pada perlakuan, klik tanda panahnya dan Pilih metode yang ingin dicoba, disini saya memilih 3 metode yang biasanya digunakan yaitu LSD, TUKEY dan DUNCAN, lalu klik continue

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2dXkrrQlvVfto6pfwMPWqZVVTMELI3kav5Uerw8GW5lw8ttvCd9cwJftRAA0OlHGNefVygStLcp9Fahl-bxv9yERcI3zp0lRIsL_CwU7O6z2bb3e3k6MZJJmvzcHB5JXa57DAHiy4gCeq/s640/111.jpg


13. Kemudian Klik OK.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiVqKo7-IrupSNa_6e28omggmx59tyH8_3sluHvf7a7f0tgwx-ieSoK_pzdEfaRVtnANbPKjvRRvvbA1OHnETnYUWP0smas_cnqa8pUiY2kcDgrCMv58MhhK-9W4tUWBaFgOdNyCmtuIWQ/s640/121.jpg

14. Maka akan muncul Output seperti ini




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6fBEl2hJ2xb_zBYHxzg_YtCe1ZU4Sriexe2eS7Y8kZORFo4pP47Gp-tfGT_1ySaFhVAdqd6VIAEyfteQQKtasjBlCgB5KoA1Dz72sf6PwkQqZFQxw4BGb3gSUVDa0jlnl-0R5LwSn-xY_/s640/4.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHOMdSudEC40kgDMzczyIZFu12YyHgK_MDPKoqunyX_miiS51IA_i_9bSFnd2WkLKHN2E1SfL8k8fVjuFdRYFMPIUgtq-TIsdQfTNjEEcyIxRY1CE5P2R7Z3e1AeHnKpwot_YrSjNH4l0j/s640/5.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjaLNAV-ikBM-Va6h8KX6CxXFMmCFe55GZTEffkjohMQeApj901nQ0jxgrw_UonGzF-srFGvdaJ9E1BbTjsAoV3uvtD9OCyQ_ikEMuft_MtSRBHJsjY2skOYgl3Qtj7BJT-a-ZCfUd0yDc/s640/6.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTY9BsJiJ6TTfhZ2gqZ7jJDsMDqdDr2KAklpK4NJl6N8NKIjoORaA2A3py2K5yTP8T1P-ApAxeJLQ1dVE9iTLg_Rx5GJiHdYfUqkO1vfu8CcgvQe4sOuP-VetR3g3J59a7v93cFZ_Z19uh/s640/7.jpg

15. Input data RALF untuk Fosfor, ikuti langkah seperti analisis nitrogen dari 2-8.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_hWm_GAODQWotwOyz9EcA2RxlrqKnAHZfu2UBwFG1ky_06W0jLMeXGOeqAMOeD4NA47bIbJMaLE5FkrHhedH0CsgqQhAMRigkI3sR0n1Iv95RYoHDrrVJgcGMDE1YjlKVhlMc9NVxrSrl/s640/2.jpg


16. Output RALF Fosfor, ikuti langkah 9-13,maka akan muncul seperti ini
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRmpaAZP3tlRuSAu02Z8KtX68ay5lnmqNGPB1GhFo9OQj9MqfL4kbBpu0y18a5R1VKo0C57LdC_G-GlmYkAF2B11HXVrWJgUsBL5Aycmlr3VXv_dXWXIzCt71f_YK-1biIytmb4NTkyLbX/s640/3.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiE9fflHYqnKN23mLidSFxtJYA5ieKtFeHxABP5nYbmDvvW767e7AGCWPMuUcPWS317gKEbvsU6Jg1AFfUbEjbc-vRE6jn1yZHGp4ajgeuvtyDB3Wenv5gSf0QS04ypI_uezcJbTCMo73jH/s640/4.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1iyi39SeGR3eMLX3SJMd5oHEQb6DX2YaIx3XqH8O4FHC3XtreL4mO9VBvClVMGBjp0kcRNVYjFzNihoKa1Hco6UH7_XjPMjSVqFNxcUsAb3YqdIdqH2OT2oPdO1Oj1ycZBdq50gWTd4N0/s640/5.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNngAukO3zUjK-TYZlHr5_LWmLYCM3qhKPt6oUWDbNS_ETcfBWg67MkT3Fscgz6h6qFoCzoyrnNeP8huBGYmVEygxUbM4Pt2bsrtREmb6I3y0t8JVMyrAxiQA-2DACuYxp7Hcpxz4DBCNr/s640/6.jpg
17. Input data RALF untuk Kalium, ikuti langkah seperti analisis nitrogen dari 2-8
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiX9UcXrofCOqTSnvYpz3szROs1SdixqZbPDrzqSGaFpE90YqONCEkmC1A_QWZn8SA_kLce8xHiusHNDCesaOTwhpMUZdkc9DD9__psVIfdoDT3eotzUWb20ONUo-eC15Gkhhq2LsvNfb4Q/s640/2.jpg



18. Output RALF Kalium, ikuti langkah 9-13,maka akan muncul seperti ini
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIndAytQQRvCaLT5yP8CIXOLOow9P3N6nVNDpMs6wNaRYeputV44yjxx19mP0q2vFgRW7BORiNoSsm7dieePHFyH1oNaHr6-3XOrMbfixKR9mVsGY3JtcyxE7z_fJ9OqOD9_07bMY8eocg/s640/3.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitNbdYI74YMooyNcUdfjUOW70YwEdonOS_OuWQS-n-voxpFMq0ycSuH3TOOq4s6X1eyxDtRtnMhg3nik5eMw1W49CRtV6HjSAMuvbHkObwq9tTokZ98YNS0keW2wy76bEXSp6hyphenhyphenz5TPUcN/s640/4.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdcHouifJaq9goa81IkDtYgLHC5B6W3rU5w3QUxSEeyM04ij6jDJ4WrnbtigoIX7Dku-X1QpN6I1qgsnA-7tfbPEE0tSxhVSk9KBNPHN54GAUi13ZskgQHPinavvmh_Zl17BMjJMr0ZFix/s640/5.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhb_NFn9cJch43UTcx9iBH0YU1xE3GFxM1IKNjKUKi4Ej3OWug1yGsO00GNesnpGcqIP7yFa_uzpZDFVET7Bqgpg3TUMC9XFalhQYhEeJ_pnUhFAkurCfwGX8bTWBt6IJyZq3WAQwmam3VQ/s640/6.jpg


E. Cara Mengerjakan RAL (Faktorial) dengan SPSS 16.0

1. Berikut data yang saya gunakan untuk dikerjakan di spss :
Data ini saya ambil dari skripsi Alqusyairi dengan judul Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Dan Pupuk Daun Plant Catalyst 2006 Terhadap Hasil Terung Kopek (Solanum Melongena L)





2. Buka SPSS 16.0, Setelah terbuka pilih type in data



3. Kemudian Pilih Variable View yang terletak di pojok bawah, setelah itu masukkan variablenya dan sesuaikan dengan data, untuk RAL (faktorial)  sendiri terdiri dari 2 perlakuan, ulangan dan hasil, untuk desimalnya sesuaikan dengan digit dari data anda.




4. Pada kolom Label untuk variabel perlakuan disesuaikan dengan judul perlakuannya sedangkan untuk hasil sesuaikan dengan hasil penelitiannya



5. kemudian klik pada kolom Values, maka akan muncul jendela 'value labels', masukkan makna dari nilai 0 - 3 sesuai dengan jenis perlakuan. Ketik 0 pada value dan K0P0 = 0 ton/ha, kemudian klik add dan ulangi langkah tadi untuk Seterusnya kemudian, Klik OK.



6. kemudian klik pada kolom Values, maka akan muncul jendela 'value labels', masukkan makna dari nilai 0 - 1 sesuai dengan jenis perlakuan M2 Ketik 0 pada value dan K0P0 = 0 Kg/polybag, kemudian klik add dan ulangi langkah tadi untuk 1, Klik OK.





7. kemudian klik pada kolom Values, maka akan muncul jendela 'value labels', masukkan makna dari nilai 1 - 3 . Ketik 1 pada value dan Ulangan I pada Label , kemudian klik add dan ulangi langkah tadi sampai Ulangan III, Klik OK.



8. Kemudian klik Data View yang ada di pojok kanan, Masukkan Hasil data Nitrogen sesuai dengan data. Masukkan label perlakuan sesuai dengan angka dari 0 yang masing-masing ada 3 ulangan, dan 1 juga ada 3 ulangan, begitu seterusnya sampai perlakuan ke akhir, kemudian klik 'value labels' maka akan berubah seperti ini.







Output RALF Nitrogen
9. Setelah data tersusun dengan baik, selanjutnya dilakukan analisis varian, langkahnya sebagai berikut : klik Analyze > General Linear Model > Univariate




10. Maka akan muncul jendela seperti dibawah ini. Klik Analisis kandungan (hasil penelitian) dan klik tanda panah pada 'Dependent Variable'. kemudian klik pemberian pupuk daun dan pupuk kandang(Perlakuan pada penelitian) dan klik tanda panah pada 'Fixed Factor'



11. Kemudian klik model, jendela ' Univariate model' akan muncul' pilih custom, klik perlakuan  M dan Perlakuan Pupuk daun, Blok perlakuan Pupuk kandang  (ctrl+shift) dan klik tanda panah interaksinya dan klik continue.






12. Selanjutnya pilih 'Post Hoc' maka akan muncul jendela 'Univariate Post Hoc' , klik pada perlakuan, klik tanda panahnya dan Pilih metode yang ingin dicoba, disini saya memilih 3 metode yang biasanya digunakan yaitu LSD, TUKEY dan DUNCAN, lalu klik continue





13. Kemudian Klik OK.



14. Maka akan muncul Output seperti ini




Sekian postingan dari saya tentang Pengertian dan cara mengerjakan RAL (Faktorial) dengan menggunakan Excel dan SPSS 16.0



Sumber :

Teori :
http://syarifahrenny.blogspot.co.id/2014/05/rancangan-acak-lengkap-faktorial-ralf_5.html

Sumber :
https://cutfajrina-tanah14.blogspot.co.id/2017/04/pengertiandan-cara-mengerjakan-ral.html
http://harkipratama003.blogspot.co.id/2014/04/rancangan-acak-lengkap-non-faktorial_17.html




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rancangan Acak Lengkap Faktorial